Nilai positif dari ALAY....??






















Akhir-akhir ini kayaknya kata “alay” sering banget dipake buat nunjukin sikap “overdosis” di masyarakat kita, khususnya di kalangan anak muda. Banyak yang melihat itu sebagai sesuatu yang suram dan mengenaskan untuk masa depan bangsa Indonesia. Tapi setelah diteliti ternyata ada nilai positif nya juga kok. Ah, serius?

Kreatif...
Melihat cara penulisan @L4y (Baca: alay adongdong) bisa bikin kita terkagum-kagum dengan variasi dan kreatifitasnya. Penulisan ini memasukkan berbagai elemen seperti angka dan tanda bahasa (*%$!@). Kita pun jadi ngebayangin kalau nilai Bahasa Indonesia penulisnya pasti lebih dari sepuluh di rapor. Canggih.

Mencintai budaya lokal..
Banyak yang menganggap kalau alay itu menyukai musik-musik dengan irama melayu dan mendayu-dayu. Lah, melayu itu kan budaya asli sebagian masyarakat kita sendiri. Bangga dong harusnya?

K0d3 R4h45!@
























Apakah loe kesulitan atau mengalami gejala pusing ketika membaca sub judul di atas? Jika iya, kemampuan menulis secara alay sebetulnya bisa digunakan buat merahasiakan apa yang lo pengen tulis ke seseorang. Selain itu, lo gak harus nulis nama asli di facebook sehingga bisa terhindar dari intaian mata-mata. Contoh: Anggi Sibibirseksi atau HeRu Adalahdirikoe. Yah, hitung-hitung bisa jadi langkah awal buat jadi agen CIA lah.

Memperkaya khasanah kata...

Budaya ini juga membuka wawasan kita dengan beberapa kosa-kata baru. Yang paling gress misalnya cenat-cenut. Kalo selama ini loe bingung mendeskripsikan perasaan lo ketika deket dengan seseorang yang lo suka, mungkin itu namanya cenat-cenut. Kalo lo ngerasa pusing, juga mungkin cenat-cenut namanya. Tapi kalau masih gak yakin apa artinya, silahkan dengerin lagunya SM*SH.

Tandanya kamu masih muda...
Katanya sih alay itu identik dengan ABG. Jadi kalau masih remaja gini wajar dong ya dibilang alay. Mungkin ini juga bisa jadi rahasia awet muda kalo nantinya lo udah merasa tua.

Nah, bisa liat kan sekarang kalo alay itu ternyata banyak kegunaannya juga walaupun katanya bisa menyebabkan gangguan mental, fisik, dan lain-lain.

Yeaahh, leT’s gETt Al4y, peopLE!


0 comments: